Wujudkan Sungai Di Kota Marmer Bersih, DLH Menyisir Sampah Dan Enceng Gondok Sepanjang Kali Jenes
Petugas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung, Saat Melakukan Pembersihan Enceng Gondok Berikut Sampah Di Muara Depan Barata
By: gunawan
10 Des 2019 11:37
 
 

Tulungagung (BM) - Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung (DLH) terus berupaya memwujudkan sungai di kota marmer menjadi sungai indah bersih dan menarik. Upaya tersebut salah satunya dengan efektif terus menerus menyisir sampah dan membabat bersih eceng gondok yang ada di sepanjang kali jenes.

"kita wujudkan sungai yang ada di kota marmer ini menjadi indah, bersih tampa enceng gondok dan sampah, kita sisir semua sungai di perkotaan ini" kata Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, SE, Senin (9/12).

Pihaknya mengatakan, sudah menurunkan pasukan dinas kebersihan sebanyak 15 personil untuk menyisir Sepanjang 3 kilometer kali jenes ini, mulai dari area titik kali jenes kelurahan bago sampai ke barat di titik muara dipo depan barata. Tak luput rumput rumput yang mulai lebat menjadi sasaran untuk dibersihkan oleh pasukannya.

Dengan peralatan-peralatan kebersihan, mulai dari enceng gondok dan sampah plastik sampai rumput rumput berhasil di kumpulkannya, dalam kegiatan ini petugas kebersihan berhasil mengumpulkan sebanyak 4 dam truk sampah, selanjutnya sampah sampah tersebut diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) segawe menggunakan truk.

"Membutuhkan selama 3 hari untuk membabat enceng gondok berikut sampah serta rumput yang tumbuh sepanjang 3 kilometer di kali jenes ini. Dan kita buang ke TPA segawe" tandasnya.

Agus mengatakan, hasil pembersihan sampah sebanyak 4 truk tersebut diantaranya paling banyak yaitu tanaman enceng gondok. Ia mengatakan tanaman enceng gondok tanaman yang mudah tumbuh dan menjalar, tidak mengenal musim tidak mudah mati, namun demikian, pihaknya akan terus berupaya mengiatkan personilnya untuk terus membabat enceng gondok di sepanjang kali jenes tersebut. Dan selanjutnya menyisir ke kali ngrowo.

Agus mengaku, sebetulnya kegiatan ini di kali ngrowo, sudah dilakukan rutin setiap hari mulai pukul 06.00 pagi sampai 11.00 siang oleh petugas kebersihan. kendati demikian pembersihan yang dilakukan di sepanjang kali jenes, menurutnya hal ini dilakukannya untuk menjadikan sungai bersih yang diharapkan masyarakat Tulungagung, lainya bertujuan untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan mendatang, dan menjadikan kawasan kali jenes sepanjang 3 kilometer ini menjadi nyaman dan rindang.

"kita wujudkan sungai di kota Tulungagung bersih, indah menarik seperti yang diharapkan masyarakat, serta saat musim hujan datang tak terjadi banjir. Kita bersihkan sampah dan enceng godok di sepanjang kali jenes agar tidak menyumbat arus sungai di perkotaan hinga menuju muara dipo," cetusnya.

Lanjutnyan, diharapkan Agus, kepada masyarakat Tulungagung, untuk menjaga kebersihan lingkungan dan peduli pada sampah tidak membuang sampah sembarangan, ia juga berharap masyarakat dapat melakukan pemilahan sampah rumah tangga, itu merupakan instruksi dari kementrian Lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK).

"Sampah adalah tanggung jawab bersama diharapkan masyarakat mampu berpartisipasi menjaga lingkungan, cara mudah adalah membuang sampah di tempatnya. Sampah yang di buang sembarangan akan menyebabkan penumpukan sehingga menimbulkan bau polusi, hingga banjir bahkan kebakaran. Tampa partisipasi masyarakat, kita akan sulit untuk menciptakan lingkungan yang bersih yang seperti kita harapkan" tutupnya Agus. (gun) 


Create Account



Log In Your Account