Wali Murid Resah Anaknya Tak Dapat Nomer Ujian Karena Belum Bayar Bimbel
Foto SMPN 2 Tulungagung
By: gunawan
4 Des 2019 00:23
 
 

Tulungagung (BM) - Resah yang di rasakan wali murid SMPN 2 Tulungagung, AN (39), saat anaknya terancam tak mendapatkan nomor ujian. Pasalnya bila belum membayar bimbingan belajar (Bimbel) sebesar Rp 510 ribu, anaknya tak bisa mendapatkan nomor ujian dan tak bisa mengikuti ujian jumat (6/12) mendatang.

Dirinya mendapatkan informasi ini dari anaknya sendiri setelah mendapat peringatan dari ketua kelas saat ada pembagian kartu ujian semester yang khusus pada murid yang sudah membayar bimbel disekolah.

"Pembagian nomor ujian semester hanya pada yang sudah membayar saja. Belum membayar bimbel tak mendapatkan kartu ujian" kata AN, saat ketua kelasnya membagi-bagikan nomor ujian pada siswa yang sudah membayar bimbel.

Pihaknya mengatakan dulu wali murid kelas IX pernah diundang ke sekolah membahas kegiatan sekolah terkait anaknya, namun kegiatan tersebut dikira membebankan wali murid. selanjutnya dilanjutkan dalam pembahasan kegiatan tersebut, dan menemukan kesepakatan sama pihak sekolah pada wali murid melalui komite diadakan bimbel, namun kesepakatan itu cuma lisan dan belum tentu semua wali murid setuju. 

"Sebagian wali murid usul memilih bimbel, karena tak ada pilihan lainnya, karena kegiatan lainnya dikira membebankan wali murid. Bimbel merupakan salah satu kegiatan dari sekolah, jadi kita ikut-ikutan saja, meski tidak setuju, ya harus setuju " paparnya.

Ia juga mengatakan kegiatan sekolah lainya yang disampaikan komite sempat dikomplin sama beberapa wali murid yang dikira membebankan wali murid. Selanjutnya antara salah satu wali murid dan sekolah melalui komite sepakat mengadakan bimbel disekolah, dan terpaksa lainya harus mengikuti wali murid lainya, itupun menurutnya tidak semua wali murid setuju adanya bimbel. 

"Pilihan ini kan menjadi simalakama, kalau dak ikut bimbel kasian anak kita nanti disekolah, kalau ikut harus bayar lagi. kegiatan tahun lalu saja bayaranya saja belum lunas. ucapnya. 

Menanggapi adanya informasi itu. Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Tulungagung, Amri menjelaskan bahwa bimbel yang dilakukan sudah sesuai kesepakatan wali murid, dirinya membatah kalau anak didiknya harus mewajibkan mengikuti bimbel dan membayar.

" kalau dulu wali murid pas waktu rapat tidak sepakat, kami tidak berani mengadakan bimbel di sekolahan" ungkapnya.

Lanjut Amri, pihaknya juga membantah, kalau anak didiknya tidak mendapatkan nomor ujian ketiga tak membayar bimbel, menurutnya membayar maupun tidak, nomor ujian tetap di bagikan semua siswa.

" Kita akan bagikan nomor ujian pada semua siswa, dan semua murid akan mengikuti ujian semester" katanya.

Selaras dengan Wakasek Kesiswaan SMPN 2 Tulungagung, Hadi Suyono, pihaknya mengungkapkan jika siswa yang belum membayar bimbel memang belum mendapatkan nomor ujian, namun menurutnya semua siswa nanti sebelum ujian dilaksanakan akan di beri nomor ujian semuanya tampa pengecualian. Ia membantah kalau siswa belum membayar bimbel tak bisa mengikuti ujian.

Sementara itu PLT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tulungagung, Haryo Dewanto Wijaksono, belum mendapatkan informasi terkait ini. pihaknya menyatakan tidak ada anak didik yang tidak bisa mengikuti ujian kalau belum membayar bimbel disekolah, dan tidak ada kewajiban siswa harus mengikuti bimbel yang diadakan sekolah, bimbel di sekolah bukan program dinas pendidikan, jadi tidak ada keharusan siswa harus mengikuti bimbel.

" Siswa harus mengikuti ujian semester, bila ada siswa tak bisa ikut ujian gara gara belum membayar bimbel, saya akan panggil kepala sekolahnya." pungkasnya.


Create Account



Log In Your Account