Kasatreskrim Tulungagung Himbau Masyarakat Laporkan Modus Pengemis Menyiksa Anak
Foto Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Ardyan Yudo.
By: gunawan
5 Mei 2020 19:20
 
 

TULUNGAGUNG, BERITA METRO - Polisi Tulungagung menghimbau masyarakat segera melaporkan kepada polisi bila memergoki pengemis dengan cara meminta-minta dengan memfa'atkan anak dengan modus menyiksa.

Hal ini ditegaskan oleh Kapolres Tulungagug, AKBP Eva Guna Pandia, melalui Kasatreskrim Tulungagung, AKP Ardyan Yudo, kepada wartawan, pada hari selasa (5/5). Setelah mendapati informasi dari masyarakat adanya modus mengemis dengan cara menyiksa anak.

" Tindak kekerasan pada anak sudah di atur undang-undang no. 35 Tahun 2004. Tentang perlindungan anak, maka dari itu saya memita pada masyarakat segera melaporkan bila melihat ada modus itu," terangnya.

Menurut Ardyan pihaknya akan segera menelusuri pada pengemis tersebut di perempatan rambu-rambu merah hingga di kawasan titik yang ada di kota Tulungagug.

Penelusuran ini dilakukan menurut Ardyan, untuk menindak lanjuti keluh kesah masyarakat adanya kasus bocah yang di siksa seorang pengemis di depan umum untuk mengambil simpati belas kasihnya pada masyarakat.

" Modusnya bocah itu di cupit dan di pukuli dengan segaja biar menangis, sehingga masyarakat akan iba melihatnya dan mendapatkan uang lebih banyak." Motifnya desakan semata-mata ekonomi," jelas Ardyan.

Ardyan menjelaskan, pelaku berjumlah 2 orang. Pelaku adalah seorang ibu dan bapak, saat menjalankan aksinya ibu tersebut mengendong anak yang masih balita dengan di gonceng mengendarai montor Shogun.

" Dalam aksinya, anak itu di tampar di cupiti berkali kali. Bahkan si bapak cuma diam saja melihat dari kejauhan," ungkapnya.

Adanya informasi itu, Ardyan meminta kapada masyarakat bila melihat kasus seperti itu agar segera melaporkan kepada polisi agar di tindak lanjuti.

" Meminta boleh saja, tapi jangan cara menyiksa anak, apa tidak kasihan," tutup Ardyan. (gun)


Create Account



Log In Your Account