Kadin Disperindag Dan Komisi C, Kunjungi Pasar Ngunut
Kunjungan Kadis Disperindag Dan Komisi C, Di Pasar Ngunut Tulungagung, Selasa (19/11)
By: gunawan
19 Nov 2019 18:59
 
 

Tulungagung (BM) - Kepala Disperindag Tulungagung Imro'atul Mufidah bersama Anggota Komisi C DPRD Tulungagung mengunjungi pasar Ngunut Tulungagung, selasa (19/11). Kunjungan tersebut untuk memastikan aktivitas pedagang serta meninjau keadaan pasar yang rusak paska kebakaran beberapa Minggu lalu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tulungagung, Imro'atul Mufidah mengatakan, kunjungan tersebut untuk melihat langsung keadaan pedagang dan pasar paska kebakaran seminggu yang lalu.

Pihaknya mengatakan pembangunan pasar ngunut akan dibangun di tempat yang lama, ia juga menjelaskan pasar ngunut akan menjadi pasar rakyat yang lebih mondern yang akan dibangun sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Hal itu menepis isu yang beredar sekarang bahwa akan ada perpindahan pasar ngunut di bekas pabrik gula (Kunir) paska kebakaran lalu.

" Pembangunan pasar baru ngunut tetap di pasar lama, ini sesuai hasil rapat teknis. Jadi isu itu tidak benar" tegasnya.

Pembangunan pasar ngunut baru, lanjut imro'atul diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp 36 milyar, dan sekarang masih mengusulkan dana itu ke Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR juga di Gubenur Jawa Timur.

"Nanti pasar baru akan kita bangun hegienis dan teratur tidak kontor seperti dulu," jelasnya.

Menurut Imro'atul, sebelumnya Gubernur Kofifah Indar Parawansa menjelaskan, sudah menyiapkan bantuan keuangan (BK) dari setengah anggaaran yang dibutuhkan pembangunan pasar ngunut kembali. Ia juga menjelaskan untuk pembangunan kembali semua di dukung oleh anggaaran APBD Tulungagung, APBD Provinsi dan APBN Pusat.

" Semua anggaran tidak mungkin dibebankan ke Pemerintah Tulungagung saja," ucapnya.

Sementara dengan menunggu realisasinya pembangunan tersebut, Pemkab Tulungagung sekarang merelokasi para pedagang ke pasar hewan Kaliwungu, dan salanjutnya merelokasikan pedagang pasar hewan ngunut ke pasar hewan beji, serta membangunan pasar darurat untuk memodifikasi pasar sementara di lokasi pasar hewan Kaliwungu.

"Sudah disiapkan oleh pemerintah daerah Tulungagung sebesar Rp 2,26 milyar, untuk memodifikasi pasar darurat untuk para pedagang di pasar Ngunut," terang Imro'tul.

Masih Lanjut Imro'atul, nanti desain untuk modifikasi pasar darurat di pasar hewan akan dibangun los dan bangunan yang sudah ada disitu tetap berdiri tampa merusaknya, namun ada tambahan bangunan baru.

" Kita targetkan satu bulan untuk memodifikasi pasar hewan tersebut, dan akan di modifikasi secantik mungkin," pungkasnya.

Selanjutnya langkah pemerintah untuk membantu pedagang dampak kebakaran kemarin, kita akan memberikan santunan serta memfasilitasi permodalan dengan dunia perbankan dan lembaga pinjaman lain agar roda ekonomi bisa berjalan lagi.

Sementara ditempat yang sama, Politis Golkar komis C DPRD Tulungagung, H. Asrori SH, mengatakan berkunjung ke pasar ngunut, melihat aktivitas pedagang dan meninjau lokasi pasar. Ia juga mengatakan bahwa nasib pedagang terkait roda ekonomi segera cepat dipulihkan.

"Kita akan kaji ulang untuk langkah selanjutnya, supaya roda ekonomi pedagang bisa kembali lagi dan beraktivitas lagi sepert semula, karena kesejahteraan para pedagang harus dinomor satukan," (gun)


Create Account



Log In Your Account