Dinas Lingkungan Hidup, Gelar Lomba Kreasi Produk 3R Dan Lomba Busana Daur Ulang
Hasil Lomba Kreasi Daur Ulang Sampah
By: gunawan
17 Nov 2019 01:28
 
 

Tulungagung (BM) - Memperingati hari jadi kabupaten Tulungagung ke 814, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Tulungagung, mengadakan Lomba Kreasi Produk 3R, Pelatihan Bank Sambah dan Pengelolaan Sampah, serta lomba Busana Daur Ulang. Acara perlombaan di laksanakan di Jl. Antasari (Utara Stasiun Tulungagung).

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung yang sekaligus panitia perlombaan, Nina Hariyati mengatakan, perlombaan ini di gelar dua hari, untuk Lomba kreasi Produk 3R dilaksanakan pada hari Jumat (15/11). dan perlombaan Busana Daur Ulang pada hari Sabtu (16/11).

Menurutnya, dengan diselenggarakan lomba ini, pihaknya terus mengupayakan pengelolaan sampah dengan baik, salah satunya adalah mengelar lomba daur ulang sampah organik, dan dengan cara strategi pengelolaan sampah rumah tangga di kabupaten Tulungagung.

"Para ibu rumah tangga mempunyai peran sebagai ujung tombak penanganan sampah plastik, kertas dan lainnya, jadi kita gali inspirasi atau insiatif yang terpendam salama ini" kata Nina.

Lanjut Nina, dikatakannya maksud dan tujuan perlombaan ini adalah mewujudkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang ada di kabupaten Tulungagung. Ia juga menjelaskan tujuannya adalah, meningkatkan kreatifitas peran masyarakat dengan mengelola sampah secara mandiri, mengali potensi ekonomi pada sampah rumah tangga.

"Jadi biar masyarakat bisa memfaatkan sampah yang ada, dan bisa mendorong kreasi pengelolaan sampah menjadi sesuatu yang lebih bernilai, bermanfaat bernilai ekonomi " tuturnya.

Nina Hariyati dalam arahannya juga menyampaikan, ketika berbicara masalah sampah kesannya kotor sehingga terabaikan dan kurang perhatian, dijelaskan pendekatan pengelolaan sampah seyongyangnya dilakukan melalui pendekatan berbasis 3R dan berbasis masyarakat, pengelolaan sampah secara terpadu dengan melaksanakan pengelolaan sejak dari sumbernya.

" 3R adalah upaya meliputi kegiatan mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse), dan mendaur ulang sampah (recycle), ujarnya.

Dengan demikian, lanjutnya, dengan yang dianggap tidak bermanfaat bisa menghasilkan barang yang berguna dan bermanfaat.

" Mudah-mudahan yang dilombakan ini menjadi lebih bermanfaat sampah menjadi berkah" tutupnya.

Peduli Sampah (Gerak Pesat) di ikuti untuk lomba Kreasi Produk 3R, diikuti sembanyak 42 kelompok. Pelatihan Bank Sampah diikuti 90 peserta. Pameran Pengelolaan Sampah dari peserta anggota Paku Banksa. Sosialisasi pengelolaan sampah di ikuti peserta dari smp dan sma, sebanyak 200 orang.

Selanjutnya untuk perlombaan Busana Daur Ulang diikuti sembanyak 142 peserta, yang dimana dibagi beberapa kategori, untuk peserta SD sebanyak 21 peserta, untuk SMP sederajat sebanyak 37 peserta, untuk peserta SMA sederajat sebanyak 33 peserta.

Perlombaan busana daur ulang dilaksanakan rute pemberangkatan star dari pasar sore lama ke barat, terus ke selatan perempatan kodim ke barat masuk panggung kehormatan Pendopo Tulungagung, finish di perempatan 55, dan disaksikan oleh Bupati Tulungagung Mariyoto Bhirowo serta jajaran OPS lingkup Tulungagung.(wan)


Create Account



Log In Your Account