Penanganan Covid-19 Di Trenggalek Mendapat Pujian Danrem Madiun
Foto Kunjungan Danrem 081 /Dhirotsha Jaya (DST) Madiun Kolonel Inf Masduki Di Pendopo Trenggalek
By: gunawan
14 Mei 2020 23:23
 
 

TRENGGALEK, BERITA METRO - Danrem 081/Dhirotsaha Jaya (DST) Madiun kolonel Inf Masduki memuji penangan Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam pencegahan wabah  Corona.

Lontaran ini dikatakan Masduki saat mengunjungi Poska Covid-19 di Pendopo Manggala Praja Nugraha pada hari Kamis (14/5/2020).

Pihaknya mengatakan, kasus terkonfirmasi positif corona di Kabupaten Trenggalek yang dirasa sangatlah minin dibanding dengan kabupaten lainnya.

Menurut data yang ada, di Trenggalek baru ada 3 kasus Covid-19, itupun menurutya kasus ini timbul bukan dari dalam kota Trenggalek, melainkan timbul dari luar Trenggalek.

" Saya sangat mengapresiasikan kinerja pemerintah Trenggalek. Saya lihat penanganan pencegahan corona sangatlah tangkas dan suskes," papar Kolonel Inf Masduki ini.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, Trenggalek merupakan salah satu kabupaten yang berhasil dalam memutuskan mata rantai virus Corona. Hal ini bisa dilihat dari angka penyebaran wabah virus Corona terhadap pasien saat ini masih dibilang sangat sedikit.

" Penyeberan wabah corana kayakanya tidak diberi ruang gerak sama sekali di kabupaten Trenggalek. Terbukti kasusnya sangat minim sekali, sedangkan di kota-kota lainnya lebih dari sepuluh," ucapnya.

Pihaknya menambahkan, langkah yang dilakukan sangat tepat, seperti pengecekan kepada orang yang masuk di wilayah Trenggalek. Penerapan sosial dictancing atau physical dictancing juga dirasa juga berhasil. Sehingga perlu saya ucapkan terimakasih.

" Semoga terus dipertahankan, dan dijaga terus, dan semoga pandemi ini setelah lebaran akan selesai seterusnya," tutupnya.

Seperti yang disampaikan Bupati Trenggalek, Mohammad Nurul Arifin, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, pemerintah Trenggalek, membentuk tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19, dengan menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan agar menunda mudik lebaran serta memberikan insentif kepada masyarakat Trenggalek.

Hal ini dikarenakan sangat penting dilakukan, karena perlindungan manusia dari satu ke tempat lain dianggap sangat rentan penyabaran virus Corona. Kemudian pemberian insentif ini juga sangat penting dilakukan, inpun juga jarang dilakukan oleh kota lainnya.

"Cukuplah besar insentif ini diberikan, kurang lebih 6000 orang yang mendapat program ini,"katanya.

Lebih lanjut Arifin menerangkan, strategi untuk menekan angka penyeberan Corona, yaitu yang paling penting adalah kedisplinan masyarakat itu sendiri untuk bisa terhindar dari wabah Corona.

" Check poin setiap orang masuk, kita bekerja secara data, sehingga traching lebih efektif. Transparansi bantuan dibuka secara lebar dan bisa diakses melalui kenal corona. trenggalekkab.go id,"

" Batasi kerumunan, beri insentif pada masyarakat yang ada di perantauan agar tidak mudik. Bila terlanjur mudik kita lakukan isolasi mandiri 14 hari, dan tidak lupa membekali APD lengkap kepada petugas mediane maupun petugas check poin," paparnya.

Tidak cuma begitu saja, Arifin juga mengatakan, untuk penangannya dampak ekonomi di Trenggalek, pemerintah membebaskan pajak daerah, serta memberikan kartu penyanga ekonomi dengan menggandeng Bank BRI.

" Memang kita harus ingin menang, kita harus mengandeng tangan untuk memerangin virus Corona," tutupnya.(gun)


Create Account



Log In Your Account