Bahas Raperda, Dewan Undang OPD Pengusul Ranperda 2019
By: redaktur
10 Apr 2019 17:31
 
 
TRENGGALEK (BM) Badan Perencanaan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Trenggalek, mengundang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengusul Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun 2019. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah untuk mengetahui sampai mana proses pengusulan Ranperda usulan eksekutif serta dari DPRD.

"Ada 25 Ranperda yang harus diusulkan pada tahun 2019 ini, yakni 14 Ranperda dari eksekutif dan 11 Ranperda dari DPRD. Dari 25 Ranperda itu akan masuk dalam Propemperda yang akan selanjutnya dibahas. Maka rapat kali ini membahas sampai mana proses Ranperda dari OPD yang akan diusulkan kepada DPRD," ungkap Alwi Burhanudin Ketua Bapemperda DPRD Trenggalek usai rapat, Rabu (10/4)
Dikatakan Alwi, agenda Rapat Bapemperda kali mengundang OPD pengusul Ranperda yang akan masuk dalam Propemperda tahun 2019, maka mereka memberi kejelasan dan paparan kesiapan Ranperda yang di usulkan oleh eksekutif. Jadi dari 25 Ranperda yang diusulkan pada tahun ini, diantaranya 14 Ranperda dari eksekutif dan 11 Ranperda dari DPRD dibahas kapan kesiapan pengajuan judu, draf dan Naskah Akademiknya."Untuk pembahasan yang paling alot ada pada Ranperda RTRW, karena Ranperda ini ditunggu semua pihak untuk segera disahkan. Karena RTRW yang lama kurang sesuai dengan perkembangan yang ada saat ini. Terutama pada dunia usaha, karena juga sangat pada dunia usaha menunggu adanya Raperda tersebut," tuturny

Jadi lamanya proses pelaksanaan RTRW ini dijelaskan Alwi bahwa, RTRW itu prosesnya hingga lintas sektor, ketika proses harus ada rekomenfasi gubernur, kementerian ATR juga rekomendasi beberapa lembaga. Jadi memang memerlukan waktu yang cukup lama, apalagi jika peraturan menteri berubah maka juga harus menyesuaikan."Sedangkan untuk Ranperda BPR dan BPS saat ini sedang di tunggu draf dan NA nya, jadi draf yang diusulkan dari bidang perekonomian tentang BPR dan BPS ada 4 judul, dengan rencana Ranperda penyertaan modal akan dijadikan satu dengan Ranperda inklut pendirian," pungkasnya. (ko/udi)

Create Account



Log In Your Account