Libur Akhir Pekan, Wali Kota Risma Kerja Bakti Dan Tinjau Beberapa Lokasi
KERJA BAKTI: Wali Kota Risma Bersama Jajarannya Melakukan Kerja Bakti Dan Tinjauan Ke Beberapa Lokasi Saat Libur Akhir Pekan, Minggu (19/1/2020) Pagi. (ISTIMEWA)
By: harun
19 Jan 2020 16:27
 
 

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengisi kegiatan akhir pekannya dengan melakukan peninjauan di beberapa lokasi. Tinjauan pertama di Taman PUPR yang berlokasi di sisi selatan Taman Harmoni Jalan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Minggu (19/01/2020) pagi.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Risma memberikan arahan kepada jajarannya untuk membuat taman ini agar semakin cantik dan menarik. Mulai dari penanaman pohon-pohon pelindung dan tanaman berbunga, menambah akses masuk pintu utama sisi sebelah barat hingga penjagaan keamanan kawasan taman. Bahkan, nantinya taman itu bakal ditambah kolam yang dilengkapi dengan perahu.

Wali Kota Risma mengatakan, pembangunan taman yang dibantu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut harus dirawat dengan baik. Oleh sebab itu, nantinya konsep dari taman ini akan dibuat sedikit berbeda. Namun secara konsep keseluruhan seperti di Taman Harmoni, penuh dengan bunga. “Ini tamannya harus ditanami pepohonan. Nanti pasti kita akan cari jenis tanaman yang berbunga. Supaya rimbun dan sejuk,” kata Wali Kota Risma kepada jajarannya.

Dalam tinjauannya itu, Wali Kota Risma juga menginstruksikan dinas terkait untuk mendatangkan alat berat. Hal ini bertujuan agar pembersihan sisa sampah-sampah bisa cepat rampung. Sebab Taman PUPR dahulu merupakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, yang masih menjadi satu kawasan dengan Taman Harmoni.

Di sela-sela memberikan arahan, Wali Kota Risma juga meminta kepada jajarannya untuk meninjau bagian sisi barat Taman PUPR. Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini pun memastikan, nantinya di sisi barat akan ditambah akses pintu masuk supaya pengunjung yang hendak menuju taman tersebut tidak perlu berputar lewat Taman Harmoni.

“Kita akan buka akses jalan utama biar nanti masyarakat bisa masuk dari sana. Jadi gak perlu muter, nanti kita akan hubungkan. Tahun ini kita ada pembebasan tanah untuk menghubungkan Taman Harmoni dengan Taman PUPR,” ungkapnya.

Meskipun begitu, wali kota yang menjabat sebagai Presiden UCLG ini pun tak lupa untuk memantau dari sisi keamanan dan kenyamanan para pengunjung. Karena itu, kebersihan toilet dan tempat sampah juga menjadi salah satu perhatiannya dalam tinjauannya ini. Bahkan, taman seluas lebih dari 10 ha ini akan dijaga selama 24 jam. “Meskipun masyarakat belum banyak yang tahu, kita harus siapkan kebersihan toiletnya, kita jaga keamanannya supaya masyarakat nyaman,” katanya.

Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya Hendri Setianto menambahkan, sesuai arahan wali kota, pihaknya akan menambah pepohonan sebagai pelindung dan semak-semak hias agar taman PUPR makin cantik dan menarik. “Ada pohon pelindung yakni pohon saga kuning, bungur, flamboyan, kupu-kupu, tabebuya, pule,” kata Hendri.

Pimpin Kerja Bakti di Sukolilo dan Tinjau Rumah Pompa

Seusai meninjau Taman PUPR, Wali Kota Tri Rismaharini kemudian bergeser menuju pintu gerbang Perumahan Marina Emas, Kecamatan Sukolilo. Di sana, ia melakukan kerja bakti massal bersama jajarannya di depan pintu masuk perumahan tersebut.

“Sebetulnya saat berangkat tadi sudah lihat kawasan itu kotor. Saya tidak ingin musim hujan ada di situ ada wargaku yang terkena penyakit demam berdarah ataupun hewan liar seperti ular bermunculan,” kata Wali Kota Risma.

Kerja bakti dilakukan mulai dari perantingan pohon hingga bersih-bersih sampah di lokasi tersebut. Kerja bersama ini merupakan budaya di Pemkot Surabaya sejak awal kepemimpinan Wali Kota Risma. Karena itu, kerja bakti ini melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) serta pihak kecamatan dan kelurahan.

Setelah memimpin agenda kerja bakti massal yang berlangsung sekitar 1,5 jam, wali kota kemudian melanjutkan tinjauannya menuju Rumah Pompa Tambak Wedi. Di sana, Wali Kota Risma ingin memastikan rumah pompa tersebut berjalan dengan baik. “Warga di sana tenang semua, karena saya cek tadi ternyata kapasitas rumah pompa sudah (bertambah) tiga kubik semua,” katanya.

Ia mengungkapkan, rumah pompa tambak wedi itu memiliki lima pompa air, masing-masing berkapasitas tiga meter kubik. Selain itu, rumah pompa ini juga telah dilengkapi dengan genset, untuk mengantisipasi ketika terjadi listrik padam. “Jadi pompa tambak wedi kapasitasnya sudah tiga meter kubik semua, totalnya ada lima pompa. Masyarakat sekarang jadi lebih tenang,” ujarnya.

Wali Kota Risma mengakui, jika tinjauan yang dilakukan di akhir pekan ini agar ia bisa full memantau kondisi di lapangan. Sebab, ketika di hari biasa, seringkali ada tamu dari luar daerah ataupun luar negeri yang datang untuk berkunjung ke wali kota. “Kalau libur gini saya tidak terikat sama administrasi, maksudnya kalau libur ginikan tidak ada tamu, jadi enak bisa ke lapangan full,” pungkasnya. (*)


Create Account



Log In Your Account