Di Surabaya, Puskesmas Beri Layanan Psikologi
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita
By: Wahyu
18 Jan 2017 19:46
 
 
SURABAYA (BM) - Sebanyak 43 puskesmas di Surabaya kini sedang menjalani proses akreditasi yang dilakukan oleh lembaga penilai dari pusat, Komisi Akreditasi. Setidaknya ada sebanyak 930 aspek yang dinilai dalam proses akreditasi ini. Pemkot berupaya memperbaiki layanan agar bisa mendapatkan pengakuan baik dalam penilaian akreditasi tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita, mengatakan penilaian akreditasi ini akan dilakukan dalam waktu tiga hari. Untuk jadwalnya dipastikan dalam awal hingga tengah tahun 2017 ini. Untuk item yang akan dinilai ada sebanyak 970 buah. Mulai dari standar pelayanan, administrasi, unit kesehatan perorangan dan juga mutu pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut.
"Sebenarnya saat ini pelayanan di puskesmas kita itu sudah terjamin, hanya saja, saat ini belum dapat pengakuan dari komisi akreditasi. Oleh sebab itu, tahun ini ada sebanyak 43 puskesmas yang akan diakreditasi," kata wanita yang akrab disapa Fenny ini. Tahun 2015 lalu ada sebanyak 20 puskesmas yang sudah dinilai akreditasinya.
Puskesmas yang akan diakreditasi tahun ini di antaranya adalah Puskesmas Asemrowo, Lidah Kulon, Manukan Kulon, Made, Benowo, Bangkingan, dan juga Sidotopo serta Perak Timur. Tidak hanya itu yang dinilai juga puskesmas Banyu Urip, Pakis, Gundih, Simolawang, Kalirungkut, Menur, Wiyung, Mojo, Klampis, Mulyorejo dan Sidosermo juga Jemursari.
Disampaikan Fenny, setiap puskesmas di Surabaya memiliki keunggulan masing masing. Seperti memiliki layanan pemeriksaaan psikologi, lalu juga ada puskesmas di Surabaya yang memiliki pelayanan pengobatan tradisional. "Setiap puskesmas beda-beda fasilitasnya, bahkan kalau untuk pelayanan psikologi bisa jadi di Indonesia barub ada di Surabaya termasuk yang pengobatan tradisional itu juga," ucap Fenny yang juga dokter gigi ini.
Hingga saat ini total ada 63 puskesmas di Surabaya. Tahun ini pemkot tidak memiliki rencana untuk penambahan unit puskesmas. Tahun ini pemkot hanya akan konsentrasi untuk peningkatan kualitas dokter. Fenny menyebutkan akan ada penambahan sebanyak 50 orang dokter kontrak di puskesmas. Dengan menambah jumlah dokter di puskesmas pihaknya berharap pelayanan juga lebih optimal.
"Kita ada rasio untuk satu puskesmas itu paling tidak untuk melayani 5.000 pasien. Kita akan tambah dokter kontrak sebanyak 50 orang," pungkas Fenny. (has/nii)

Create Account



Log In Your Account