Siaga, Pemimpin Cilik KB-TK Al Muslim Gelar Mitigasi Bencana Banjir Dan Gempa Bumi
SIAGA BENCANA: Siswa KB-TK Al Muslim Saat Melakukan Simulasi Bencana Banjir Dan Gempa Bumi Diluar Kelas Mereka. (BM/IST)
By: harun
4 Mar 2020 15:26
 
 

SIDOARJO (BM) - KB-TK Al Muslim Sidoarjo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur dan Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) menggelar kegiatan Mitigasi Bencana Alam berupa banjir dan gempa bumi di komplek sekolah Al Muslim, Jalan Wadung Asri Kecamatan Waru Sidoarjo, Rabu (4/3/2020) pagi.

Kegiatan mitigasi ini dilakukan sebagai edukasi dalam memberikan bekal keterampilan sejak dini kepada siswa KB-TK Al Muslim pada saat menghadapi bencana alam yang akhir-akhir ini mewarnai topik pemberitaan di berbagai media massa. Apakah itu terjadi di daerah seperti Probolinggo maupun Ibu Kota Jakarta. Sehingga menjadi investasi masa depan cikal bakal generasipemimpin bangsa mendatang yang rahmatan lil alamin dan tanggap dalam berbagai situasi dan kondisi.

"Apapun yang disampaikan kepada anak-anak usia KB-TK akan bertahan lama hingga mereka dewasa. Maka pembekalan mitigasi bencana ini diharapkan menjadikan mereka dapat tanggap dan tangguh jika kelak menghadapi bencana. Mengingat Indonesia merupakan daerah cincin api atau ring of fire rawan bencana,” kata Kepala KB-TK Al Muslim Siti Aminah.

Menurut Petugas BPBD Jatim Subandi dibantu rekannya Alfin Zayn menjelaskan bahia terdapat 12 macam bencana alam, diantaranya banjir, gempa, puting beliung, longsor, tsunami dan lain-lain. Keduanya dengan atraktif menerangkan penyebab terjadinya bencana, kemudian cara menanggulanginya serta melakukan simulasi bencana gempa bumi.

“Jika ada gempa harus berlindung di tempat yang aman, dan jika ada banjir berlindung ke tempat yang tinggi dan harus membawa tas siaga, isinya perlengkapan yang penting seperti minuman, makanan, obat-obatan, dokumen penting difoto atau scan disimpan di flasdisk dan senter,” terang Subandi.

Pengalaman menarik tak terlupakan didapatkan oleh segenap siswa KB-TK Al Muslim pada puncak kegiatan mitigasi bencana berupa simulasi gempa bumi.

Mula-mula semua siswa diarahkan masuk ke kelas masing-masing, lahu suara sirene pertama berbunyi sebagai tanda bahaya gempa. Kemudian mereka secara serentak mencari perlindungan di dalam kelas. Sedangkan bunyi sirene kedua menjadi tanda bahwa mereka harus keluar ruang kelas dengan melindungi kepalanya masing-masing.

Dengan bekal kegiatan tersebut diharapkan seluruh warga KB-TK Al Muslim telah siaga bencana, yaitu siap, tanggap, tangguh dan tidak gugup. (hum/run)


Create Account



Log In Your Account