Polres Probolinggo Petakan 9 Desa Rawan Konflik Dalam Pilkades Serentak 2019
Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto Saat Memimpin Jalannya Apel Jelang Pilkades Serentak. (BM/SAIFULLAH)
By: masip
5 Nov 2019 11:50
 
 

PROBOLINGGO (BM) - Polres Probolinggo memetakan Zona merah atau potensi rusuh di 4 kecamatan dalam pemilihan kepala desa serentak 2019. 4 Kecamatan itu ialah Kecamatan Besuk, Kecamatan Kraksaan, Kecamatan Maron dan Kecamatan Paiton.

Dari 4 kecamatan dengan 9 desa itu ialah Kecamatan Besuk ada 3 desa yang akan mengikuti Pilkades, yaitu, Krampilan dengan dua calon kepala desa (Cakades), Matekan dan Kecik yang masing-masing terdapat empat Cakades. Kecamatan Kraksaan, terdapat dua desa yaituaitu, Bulu dengan lima Cakades, Rondokuning dengan tig Cakades. Sementara di Kecamatan Maron hanya 1 desa, yaitu Desa Brumbungan Kidul dengan empat Cakades dan Kecamatan Paiton dengan dua desa yaitu, Jabungsisir dan Petunjungan yang masing-masing dengan dua Cakades.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto menyatakan, dari semua desa yang mengikuti Pilkades serentak 2019 ini, memiliki potensi terjadinya kerusuhan. Akan tetapi dalam pemetaan terakhirnya, ditemukan sembilan desa di empat kecamatan berpotensi rusuh.

“Yang jelas, semuanya berpotensi kerawanan. Namun masih bisa dikendalikan. Ya, mohon doanya, Pilkades kali ini bisa berjalan dengan aman, kondusif, damai dan tertib dan juga tidak ada daerah yang rawan,” kata Eddwi, Selasa (5/11).

Agar pelaksanaan Pilkades berjalan aman, damai dan kondusif, lanjut Eddwi, pihaknya membentuk sebuah tim intern dengan melibatkan panitia pilkades selama proses pilkades yang akan digelar pada 11 November mendatang.

“Paling tidak nantinya ada monitor kalau nantinya ada kecurangan dan kerusuhan ataupun hal-hal provokasi dari para pendukung atau bahkan dari calon sendiri, agar bisa kita press sebelum berlanjut ke jalur hukum,” tegas Eddwi.

Selain itu, dalam pilkades kali ini, Polres Probolinggo menerjunkan 260 personel kekuatan untuk pelaksanaan pilkades serentak. Nantinya 5 petugas yang berjaga di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 12 desa.

Bahkan, kekuatan di tiap TPS, 10 personel akan siaga di 8 Mapolsek yang wilayahnya menggelar pilkades yang akan dibantu 15 orang perlindungan masyarakat (Linmas) dan 5 anggota koramil di tiap desa serta 100 personil TNI berjaga di Mapolres Probolinggo. (sip)


Create Account



Log In Your Account