Pemkab Probolinggo Mutasi 55 Orang Penjabat
Pemkab Probolinggo Mutasi 55 Orang Penjabat
By: masip
6 Nov 2019 11:09
 
 

PROBOLINGGO (BM) - Sebanyak 55 orang pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko di pendopo kabupaten.

Pelantikan dan pengambilan sumpah ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Inspektur Kabupaten Probolinggo Sigit Sumarsono, Staf Ahli dan Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Pejabat struktural yang dimutasi terdiri dari 11 orang pejabat eselon III dan  15 orang pejabat eselon IV serta 29 orang kepala sekolah .

Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan selamat mengemban amanah, kewajiban dan tanggung jawab baru. Karena jabatan adalah amanah dan kepercayaan.

“Saya yakin bahwa anda sekalian memiliki kompetensi, memiliki kepedulian dan bersedia bekerja bersama untuk menyukseskan berbagai agenda program dan kegiatan pemerintahan ke depan,” ujarnya.

Menurut Wabup Timbul, pelaksanaan mutasi ini telah melalui banyak tahapan, Bupati bersama Wakil Bupati dibantu Sekda dan Baperjakat telah mengamati kinerja aparatur sipil Negara terutama yang berkaitan dengan penyelenggaraan pelayanan publik serta pelaksanaan program dan kegiatan yang tertuang dalam APBD tahun 2019.

“Saya meminta kepada seluruh ASN agar terus berupaya meningkatkan profesionalitas dan disiplin kerja agar dapat mengabdikan diri bagi daerah dan bangsa guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Probolinggo yang hebat dan bermartabat,” jelasnya.

Wabup Timbul menambahkan mutasi dan rotasi yang dilakukan ini bertujuan untuk mengakselerasi kinerja organisasi. Organisasi membutuhkan orang-orang dengan kompetensi yang tinggi dan mau bekerja keras untuk membawa Pemerintah Kabupaten Probolinggo menjadi organisasi yang maju. Dalam mutasi ini ada beberapa pejabat struktural yang diganti, dirotasi bahkan memperoleh promosi.

“Hal ini semata-mata didasarkan pada penilaian kinerja yang mereka tunjukkan selama menjabat. Kita tidak akan main-main dengan masalah kinerja. Saat ini sedang kita susun parameter untuk mengukur kinerja masing-masing unit. Jadi akan kelihatan mana yang serius bekerja atau tidak,” pungkasnya. (sip)


Create Account



Log In Your Account