Pendaftaran PPK KPU Kota Surabaya Dibuka 15 Januari
Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat Dan SDM KPU Kota Surabaya, Subairi, SPd Saat Memaparkan Materi. (BM/HARUN)
By: harun
30 Des 2019 18:48
 
 

SURABAYA (BM) – Dalam rangka menjaring calon anggota badan ad hoc, KPU Kota Surabaya menggelar “Media Gathering Tahapan Pembentukan PPK dan PPS Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020” di Aula Lantai 3 Kantor KPU Kota Surabaya, Jl Adityawarman, Senin (30/12/2019) sore.

Rendahnya partisipasi masyarakat menjadi anggota badan ad hoc pada Pilwali 2015 siam, mendorong KPU Kota Surabaya dalam Pilwali 2020 mendatang untuk menjalin kerja sama dengan pihak media, agar dapat diinformasikan kepada masyarakat bahwa sesaat lagi dibuka pendaftaran anggota PPK dan PPS.

Menurut Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Subairi, SPd KPU Kota Surabaya mengatakan bahwa dengan menggandeng media, pihaknya berharap akan banyak masyarakat yang ikut seleksi PPK dan PPS.

“Sehingga yang mendaftar banyak, tidak hanya 6-7 orang lagi, tetapi nantinya akan banyak pilihan untuk dijaring menjadi anggota badan ad hoc,” katanya usai acara di tempat yang sama.

Untuk pendaftaran PPK dibuka 15 Januari 2020, sedangkan PPS di Februari 2020. “Saya mengundang seluruh masyarakat yang memiliki keahlian dan minat untuk menjadi penyelenggara (pemilu, red) di badan ad hoc. Melalui teman-teman media ini mereka kita undang,” timpalnya.

Dalam proses penjaringan nanti, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan banyak pihak terkait, untuk melakukan seleksi administrasi. “Untuk saat ini, masih tahap sosialisasi ke masyarakat,” terangnya.

Terkait memaksimalkan kuota 30 persen bagi perempuan, Subairi menjelaskan kalau KPU Kota Surabaya terus bersosialisasi ke titik-titik kumpul perempuan, seperti di PKK, jama’ah ibu-ibu, maupun ke kampus-kampus. “Nanti akan dijaring 10 orang per kecamatan, sekitar 310 orang, yang mana, lima orang akan menjadi cadangan di tiap kecamatan,” ungkapnya.

Sementara itu, syarat mendaftar anggota PPK, yakni menyerahkan fotokopi KTP, Ijazah legalisir, surat keterangan sehat, dan mengisi surat pernyataan berupa setia kepada NKRI, tidak mengkonsumsi narkoba, dan seterusrnya. “Untuk umur 17 hingga 60 tahun,” tambah Subairi.

Terpisah, Divisi SDM dan Litbang KPU Jatim, Rochani, SPi, MP menerangkan bahwa wacana kuota perempuan menjadi anggota badan ad hoc itu sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu, yang mengakomodasi para perempuan. “Dalam undang-undang disebutkan agar memperhatikan kuota 30 persen bagi perempuan,” jelasnya. (han)


Create Account



Log In Your Account