Warga Probolinggo Tewas Akibat Kerusuhan Di Wamena Papua
Keluarga Korban Menunggu Kabar Dipulangkannya Jasad Korban Kerusuhan Di Wamena Papua. (BM/Saifullah)
By: syaiful_bm_prob
24 Sept 2019 14:13
 
 

PROBOLINGGO (BM) - Dua warga Kabupaten Probolinggo, dikabarkan menjadi korban tewas akibat kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua pada Senin (23/9).

Mereka itu ialah Muhammad Subhan (38), Warga Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces. Sementara satu korban lainnya, bernama Sofyan (37) Warga Desa Jorongan, Kecamatan Leces.

Ditemui dikediamannya, Umi Kulsum yang merupakan kakak ipar korban Subhan mengatakan, jika adiknya meninggal di Wamena setelah kendaraan yang ditumpangi untuk mengungsi dari kerusuhan terjun ke sungai.

Korban yang sempat selamat dari kecelakaan lalu lintas itu, lantas bangun dari kendaraan. Namun sayang, bukannya berhasil lolos dari maut, korban malah diserang sekelompok orang bersenjata panah.

“Informasi yang saya terima dari bos adik saya, saat kerusuhan terjadi ada sekitar 8 orang yang mengamankan diri naik strada. Namun kendaraan kemudian terjun ke sungai, adik saya sebetulnya selamat usai kecelakaan itu. Tapi saat mencoba bangun dari kendaraan, tiba-tiba ada sekelompok orang menyerang dengan panah, sampai adik saya tertembak panah,”ungkap Umi, Selasa (24/9) siang.


Sementara itu, Muhammad Muchlas, adik korban. Pada saat menjelang kerusuhan terjadi adiknya sempat memberikan kabar, bahwa akan terjadi kerusuhan di tempatnya bekerja. Dan saat kerusuhan terjadi Senin lalu, korban sudah loss kontak.


“Sebelum terjadinya kerusuhan, sempat beri kabar ke saya. Tapi pas terjadinya kerusuhan korban sudah tidak ada kabar, sampai akhirnya muncul kabar korban meninggal akibat diserang,”jelas Muchlas.

Korban Subhan sendiri, meninggalkan seorang istri dan dua anak perempuannya. Korban berangkat kerja sebagai tukang ojek ke Papua, usai lebaran Idul Fitri lalu.

Sementara Kapolsek Leces, IPTU Ahmad Gandhi membenarkan, dua korban meninggal akibat kerusuhan di Wamena berasal dari Leces. Hal itu, setelah dirinya melakukan kroscek di lapangan. Untuk proses pemulangan korban sendiri, Kapolsek mengaku masih menunggu informasi lebih lanjut.

“Benar ada warga Leces yang jadi korban kerusuhan di Wamena. soal pemulangan jenazah korban, kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut,”jelasnya. (sip)


Create Account



Log In Your Account