Megawati ‘Melengos’, Tak Salami Surya Paloh
Surya Paloh (kiri) Dan Megawati
By: admin
2 Okt 2019 18:24
 
 

Jakarta (BM) – Adegan Ketum Megawati Soekarnoputri ‘melengos’ dan tak menyalami Ketum NasDem Surya Paloh di momen pelantikan anggota DPR/MPR menjadi sorotan media. Isu perseteruan antara keduanya pun menyeruak. Ada apa sebenarnya?

Pihak NasDem sendiri tak mau ambil pusing dengan sikap yang menunjukkan retaknya hubungan kedua tokoh itu. "Gesture dan bentuk sejenis lainnya adalah hal privat dan karenanya menjadi bagian dari sikap pribadi," ujar Sekjen NasDem Johnny G Plate, Rabu (2/10/2019).

NasDem tak mau terlalu memikirkan momen yang akhirnya menjadi viral itu. Johnny mengatakan pihaknya memilih untuk fokus pada agenda besar negara yang perlu diselesaikan dalam kekerabatan politik nasional.

"NasDem fokus dalam ikut bersama sama menyelesaikan persoalan bangsa sejalan dengan gerakan perubahan restorasi Indonesia gagasan asli Surya Paloh ketua umum Partai NasDem," sebutnya.

"NasDem secara konsisten menerjemahkan ajaran Tri Sakti Bung Karno di antaranya berkepribadian di bidang kebudayaan, meneruskan reputasi bangsa sebagai bangsa yang ramah," imbuh Johnny.

Saat ditanya apakah Paloh tersinggung dengan sikap Megawati, Johnny tak menjawab lugas. Ia menyebut Paloh lebih memilih memikirikan urusan bangsa.

"Ketum NasDem lebih memperhatikan dan mengutamakan mengurus masalah bangsa," tegas Johnny.

Seperti diketahui, momen dinginnya hubungan Megawati dan Surya Paloh tertangkap kamera di acara pelantikan anggota DPR/MPR, Selasa (1/10). 

Seperti dilihat dalam potongan video Kompas TV yang ramai dibagikan di media sosial, Megawati disorot kamera saat sedang berjalan di wilayah VIP di dalam Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen. Orang-orang yang dilewati Megawati berdiri dan menyalami Presiden RI ke-5 itu.

Agus Harimurti Yudhoyono menjura kepada Megawati. Sementara politikus Golkar Rizal Mallarangeng menyalami Megawati, juga sambil membungkukkan badan. Di sebelah kanan Rizal, ada Surya Paloh dalam posisi berdiri. Bos Media Group itu hanya berdiri, tak menjulurkan tangan untuk bersalaman ke arah Megawati. Tangannya terjuntai, badannya juga tak membungkuk.

Sementara Megawati menoleh ke arah lain, seolah-olah menatap sesuatu, sambil tetap berjalan melewati Surya Paloh yang kembali bergerak duduk. Megawati lalu bersalaman dengan Wapres Terpilih KH Ma'ruf Amin lalu Ketum PPP Suharso Monoarfa. Momen tersebut seolah menegaskan retaknya hubungan kedua ketum tersebut.

 

Nggak Ada Musuh Abadi!

Ketua Umum NasDem Surya Paloh menanggapi soal momen Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang melengos tak menyalaminya di pelantikan anggota DPR/MPR kemarin. Apa kata Surya Paloh?

"Ha-ha-ha.... Tanggapan saya, saya ketawa aja," kata Surya Paloh di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Paloh pun menjelaskan hubungan dia dengan Megawati baik-baik saja. Apalagi dia dan Megawati sudah lama berteman.

Surya Paloh menegaskan hubungannya dengan Megawati baik-baik saja. "Oh hubungan saya dengan Bu Mega, kalau dari saya pasti baik-baik saja lah, bagus lah," ujar Surya Paloh.

Dia membantah hubungannya dengan Megawati tak hangat. Paloh pun menyinggung soal pertemanannya dengan Presiden RI ke-5 itu.

"Mbak Mega kan udah 40 tahun sama saya berteman," tuturnya.

Paloh juga menyatakan tidak memiliki masalah dengan Megawati. "Dari saya tidak ada masalah personal," kata Paloh.

Seperti diketahui, keretakan hubungan Megawati dan Paloh sudah terdengar sejak beberapa waktu lalu. Isu keretakan itu bermula dari pertemuan empat ketua umum Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pada 22 Juli 2019. Kala itu, Paloh menggelar pertemuan dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dan Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa di kantor DPP NasDem, Gondangdia, Jakpus. Mega atau perwakilan dari PDIP sama sekali tidak hadir.

Isu soal renggangnya hubungan Mega dan Paloh kemudian makin berembus kencang ketika dua hari kemudian, 24 Juli 2019, Mega menggelar pertemuan dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakpus. Di saat bersamaan, Paloh bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kantor DPP NasDem, Gondangdia, Menteng, Jakpus.

Paloh membantah pertemuannya dengan Anies untuk merespons pertemuan Megawati-Prabowo. Dia menyebut pertemuannya dengan Anies tak direncanakan, meski ada isu soal Pilpres 2024 dalam wawancara usai pertemuan. Meski demikian, dua pertemuan itu ramai diperbincangkan, dibahas dan dianalisis. 

 

Tidak Sengaja

Politisi senior PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan, sikap Megawati yang tidak menyalami Paloh adalah bentuk ketidaksengajaan, dan hal yang wajar karena suasana dalam ruangan sangat ramai.

"Ketika dalam komunitas yang banyak orangnya ada yang salaman ada yang tidak itu biasa. Ini kan diframe seakan-akan ada rivalitas antara PDIP dan gitu kan," ujar Hendrawan di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10).

Kata Hendrawan, Megawati juga sering melakukan hal semacam itu saat suasana ramai di acara DPP PDIP. Karenanya dia meminta hal itu tidak dipermasalahkan.

"Biasa yang gitu-gituan. Apalagi kalau di dapil banyak sekali orang salaman calon anggota enggak bisa semua," ungkapnya.

Hendrawan memastikan, hubungan Megawati dan Paloh masih baik-baik saja. Bahkan, masih sempat saling menghubungi satu sama lain.(det/mer/rmo/tit)


Create Account



Log In Your Account