Batik Mojokerto, Identik Batik Surya Majapahit
Para pembatik saat mengikuti pelatihan batik, agar skill dalam mebatik semakin meningkat
By: Wahyu
26 Apr 2017 19:43
 
 
MOJOKERTO(BM)–Batik Mojokerto apa benar ada? Pertanyaan ini kerap kali menjadi materi diskusi diberbagai pertemuan kalangan pemerhati seni dan budaya serta pelaku usaha busana. Secara tegas Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, Yoko Priyono menyebut ada batik khas Mojokerto. 
 
Batik khas Mojokerto yang dimaksud Yoko Priyono, yakni batik bermotif Surya Majapahit. Menurutnya Surya Majapahit yang menjadi motif dalam batik khas Mojokerto itu telah melalui penelitian pada tahun 1990. Dalam perkembangan memenuhi permintaan pasar, pihaknya akan mengembangkan motif batik lain yang bisa menjadi identitas Mojokerto.
 
Disamping pengembangan motif baru, tambah Yoko, pihaknya juga tengah menyiapkan skill para pengrajin lokal untuk meningkatkan produksi. 
 
"Pelatihan sedang berjalan, nantinya pemasaran yang juga kerap menjadi kendala kami topang dengan pembentukan kampung IT," ujarnya. 
 
Yoko, berencana akan berkomunikasi dengan budayawan serta desainer untuk mengembangkan ragam motif batik bernuansa Majapahit dan Mojokerto. Meski beragam motif, tetap harus memiliki filosofi Majapahit. “Kita harus bangga dengan adanya Kerajaan Majapahit yang punya nama besar,” tandasnya. 
 
Rencana Yoko Priyono disambut positif Heni Yunina (53), pengrajin asal Desa Dinoyo, Kecamatan Jatirejo. Ia mengaku untuk meningkatkan produksi masih terkendala jumlah tenaga perajin batik. “ Untuk memenuhi kebutuhan tenaga perajin batik, kami melakukan pelatihan cara membatik secara gratis di sanggar kami,” ujarnya di sela-sela acara pelatihan membatik di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto. 
 
Heni Yunina, mengaku batik hasil produksinya sudah menembus pasar luar Mojokerto dengan permintaan secara rutin. "Peminatnya sampai Jakarta dan Sumatera. Salah satunya batik motif Surya Majapahit," ungkapnya. Sementara Sri Mujiantin, perajin batik Desa Bejijong Kecamatan Trowulan punya kiat tersendiri soal permintaan pasar yang kian meningkat. Selain melakukan kemitraan dengan perajin batik dalam binaannya juga pihaknya aktif mengembangkan minat batik pada generasi penerus. 
 
Sri Mujiantin mengatakan soal motf, selain bernuansa Majapahit dan Mojokerto, pihaknya punya motif khas batik cempaka. “ Motif batik kami cukup beragam. Namun tetap tidak melepas khas Majapahitan,” terang pemilik gerai Batik Cempaka. (gie/dra)

Create Account



Log In Your Account