Pelayanan Dispendukcapil Kabupaten Malang Dikuasai Calo
By: Wahyu
24 Ags 2016 01:09
 
 
MALANG (BM) - Pelayanan Dispendukcapil Kabupaten Malang, kini dikeluhkan warga. Sebab, selain layanan administrasinya buruk, juga banyak calo berkeliaran. Seperti yang diungkapkan Mudji warga Desa Kalisongo, Kecamatan Dau Kabupaten Malang. 
 
Ia mengatakan, dirinya mengurus kartu keluarga (KK) sudah hampir satu bulan, tapi hingga kini belum juga selesai. Padahal, setiap sosialisasi dari Kantor Kecamatan dan Dispendukcapil, jika mengurus administrasi kependudukan mulai KTP, KK, dan akta kelahiran, tidak lebih dari satu minggu.
 
“Tapi kenyataannya hanya sebuah slogan semata, Karena memang faktanya tidak seperti itu," paparnya.
Ironisnya, imbuh dia, jika mengurus melalui calo yang ada di area Kantor Dispendukcapil, dalam waktu dua hari pengajuan KTP, KK  maupun akta kelahiran, malah cepat jadi. Hanya saja, jasa calo tidak gratis alias harus bayar.
 
“Jika calo tidak ada kerjasama dengan oknum pegawai dispendukcapil, maka mustahil. Sebab, kalau calo yang mengurus lebih cepat daripada lewat jalur resmi," keluhnya. 
 
Dikatakan, dirinya saat itu sempat ditawari seorang calo. Calo itu menawarkan untuk biaya KTP, KK, dan akta kelahiran masing-masing sebesar Rp 250 ribu. Bahkan, ada warga yang mengaku untuk mengurus administrasi kependudukan melalui calo lain ada yang dikenakan biaya Rp 500 ribu.
 
Secara terpisah, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang Purnadi, saat dihubungi melalui selulernya membantah soal calo dan pungutan itu. Bahkan dia mengaku bila pelayanan ke masyarakat sudah optimal.  “Kalau ngurus lama, bisa jadi berkasnya belum lengkap. Selain itu bisa saja blangko dari pusat telat," dalihnya.
 
Soal calo, dia mengaku sudah sering kali melakukan razia. "Kalau masih ada silahkan laporkan ke kami," tandasnya. (lil/nov)

Create Account



Log In Your Account