Sanksi Dari Komisi Banding PSSI Berubah, CEO Persela Yuhronur Berharap Persela Terus Raih Prestasi
CEO Persela Yuhronur Effendi
By: komari
3 Des 2019 16:14
 
 

Reporter: Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-CEO Persela Lamongan, Yuhronur Effendi, berharap perubahan sanksi dari Komisi Banding untuk Persela berdampak positif pada mental seluruh pemain Persela.

"Kita hormati dan patuh terhadap keputusan Komite Banding PSSI. Kita bersyukur bahwa keputusan tersebut sesuai dengan yang kita harapkan," kata Yuhronur Effendi, Selasa (3/12) pada sejumlah awak media.

Pria yang juga menjabat Sekkab Lamongan tersebut juga berharap perubahan saknsi tersebut dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen Persela. 

"Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi kita, agar tidak terjadi kembali. Tim sangat butuh support agar mental pemain bisa bangkit kembali," ungkapnya.

Seperti diketahui Komite Banding PSSI secara resmi telah menerima banding yang diajukan manajemen Persela Lamongan terkait sanksi yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akibat kerusuhan supporter beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, keputusan Komite Disiplin PSSI dalam kasus pelanggaran disiplin tingkah laku suporter Persela saat melawan Perseru Badak Lampung FC, Rabu (20/11) kemarin, Tim kebanggan warga Lamongan itu dihukum larangan tanpa penonton pada  laga home dan away sampai akhir musim kompetisi 2019 dan denda Rp 200 juta.

Kemudian Persela mengajukan keberatan dengan sanksi tersebut dan mengajukan banding yang berisi bahwa pengrusakan yang dilakukan supporter tidak mengarah pada perlengkapan pertandingan (gawang, rumput lapangan, garis sudut, papan skor).

 

Bahkan Panitia Pelaksana (Panpel) Persela juga berupayalangsung menjalin komunikasi dengan korlap dan aparat keamanan sehingga menjadi pertimbangan wasit dan pengawas pertandingan untuk melanjutkan pertandingan.

Di sisi lain, Pelatih Persela, Nil Maizar, kepada sejumlah awak media menegasalkan perubahan sangsi tersebut membuat pemain semakin semangat untuk menampilkan pertandingan. Selain itu para suporter bisa memenuhi Stadion Surajaya, Lamongan di tiga pertandingan home terkahir.

"Alhamdulillah kita bisa tampil di depan suporter. Suporter adalah jiwa dan hati pemain dalam menjalankan pertandingan di luar dari pemain itu sendiri” pungkas Nil Maizar. ()


Create Account



Log In Your Account