Penjual Miras Oplosan Yang Sebabkan Seorang Warga Tewas Resmi Jadi Tersangka
Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Norwan Wahyu Hidayat
By: komari
12 Des 2019 14:54
 
 

Reporter: Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lamongan bergerak cepat melakukan penangganan terhadapkasus meninggal Heru Susanto warga Desa Priyoso Guci, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan yang tewas dan diduga akibat keracunan usai pesta oplosan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Norwan Wahyu Hidayat, setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya petugas menetapkan pejual miras berinisial SH warga Dusun Sukorejo Kecamatan Glagah menjadi tersangka.

“Tersangka dijerat pasal 204 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup” kata AKP Norwan Wahyu Hidayat, Kamis (12/12) siang.

Meski sudah menetapkan satu tersangka, kini petugas  masih mengembangkan mista miras yang menyebabkan meninggal seorang korban tersebut.

Seperti diketahui, menurut Sekretaris Desa Priyoso Guci, Khairun, sebelumnya Heru Susanto dan sejumlah temannya menenggak miras oplosan dalam pesta miras yang digelar di gubuk di area persawahan desa setempat. 

"Salah satu diantara mereka, yaitu Heru mengalami sakit, kemudian dibawa ke rumah sakit yang akhirnya meninggal di rumah sakit saat dalam perawatan” terang Khairun, pada sejumlah awak media.

Sebelumnya, lanjut Khairun, Heru mengeluhkan sakit dibagian perut kemudian mengalami perubahan pada kulit wajah korban. 

“Korban sebelumnya minum minuman keras selama dua hari berturut-turut, dari hari Minggu dan Senin malam. Esoknya korban pulang ke rumah dan melakukan aktivitas seperti biasa” ungkap Khairun.

Namun, tegasnya, pada Selasa malam korban justru mengalami kejang-kejang dan mengeluh sakit perut yang kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Selain korban Heru Susanto, pesta miras oplosan tersebut juga diikuti Rudi  dan Imam. Mereka juga mengalami kejang-kejang yang diduga akibat menenggak miras oplosan. 

Rudi dan Imam masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Medika Lamongan dan kondisinya sudah mulai membaik. (kom)


Create Account



Log In Your Account