Peduli Petani, PWI- TNI Grebek Tikus Di Paji
Ketua PWI Lamongan, Kasdim Mayor Arh G.N Putu Ardana, S.S Dan Sejumlah Petugas Lainya Saat Grebek Tikus Di Desa Paji
By: komari
10 Des 2019 15:39
 
 

Reporter: Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-Sejumlah awak media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan, seratus anggota TNI jajaran Kodim Lamongan, petugas Dinas Ketahanan Pangan Holtikultura dan Perkebunan bersama warga petani melakukan pembasmian hama tikus di Desa Paji Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan, Selasa (10/12).

Menurut Ketua PWI Lamongan, Bachtiar Febriyanto, aksi tersebut merupakan upaya bersama membantu petani dari serangan hama tikus menjelang musim tanam benih padi. 

“Ini adalah upaya teman-teman dari PWI, Kodim, Dinas Dinas Ketahanan Pangan Holtikultura dan Perkebunan untuk membantu petani agar tidak gagal panen akibat serangan tikus” kata Bachtiar Febriyanto.

Febry, panggilan Bachtiar Febriyanto, juga memaparkan grebek tikus tersebut juga merupakan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020.

“Dalam rangkaian HPN 2020, sebelumnya kita juga menggelar bakti sosial pembagian paket sembako di wilayah Kecamatan Ngimbang, tepatnya di Desa Tlemang” ungkap Febry.

Di sisi lain, dalam kesempatan tersebut Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Pangan, Perkebunan dan Holtikultura, Anton Sujarwo, menegaskan perlu kebersamaan dalam memberantas Tikus, agar tidak ada kesempatan bagi tikus untuk berkembang biak. 

“Lamongan merupakan salah satu penghasil beras tertinggi di Jawa Timur. Dan untuk menjaga itu perlu maka hama tikus yang merupakan salah satu faktor gagal panen harus dibasmi” terang Anton Sujarwo yang juga menjelaskan pengendalian hama tikus hampir merata di lakukan di seluruh kecamatan di Lamongan. 

Sementara Kasdim Lamongan, Mayor Arh G.N Putu Ardana, S.S mengatakan kebersamaan dan kekompakan dalam grebek tikus sangat dibutuhkan agar setiap hasilnya tercapai sesuai dengan yang diharapkan. 

“Ini merupakan pelajaran kepada kita semua bahwa kita harus mencintai lingkungan, dan dengan merebahnya hama tikus berarti ada ekosistem yang tidak seimbang contohnya ular dan barung hantu yang banyak diburu oleh masyarakat” jelasnya. () 


Create Account



Log In Your Account