Hingga Kini Wakil Ketua DPRD Lamongan Dari PAN Belum Dilantik
Proses Pelantikan Ketua DPRD Lamongan, September Lalu
By: komari
25 Nov 2019 13:17
 
 

Reporter: Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-Meski DPD Partai Anamat Nasional (PAN) Lamongan telah mengajukan kembali nama Wiji sebagai wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan, namun hingga kini kader PAN tersebut belum dilakukan pelantikan.

Menurut Ketua Fraksi PAN DPRD Lamongan, Ahmad, pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan pelantikan Wiji dilakukan, tapi proses administrasinya sudah di Biro Pemerintahan Pemprov Jawa Timur.

“Terkait pelantikanya kita belum tau persis tapi yang jelas proses sudah dii biro pememerintahan pemprov, InsyaAllah” kata Ahmad, Senin (25/11) siang.

Seperti diketahui DPD Partai Amanat Nasional (PAN) KabupatenLamongan akhirnya mengirim ulang nama Wiji ke Sekertariat Dewan Pwrwakilan Daerah (DPRD) setempat untuk diajukan sebagai Wakil Ketua DPRD pada awal Bulan November lalu.

“Ya kita sudah mengajukan Pak Wiji lagi  ke Sekwan sebagai Wakil Ketua DPRD         Lamongan dari PAN” kata Ketua DPD PAN Lamongan, Husnul Aqib, awal Bulan November lalu.

Aqib, panggilan Husnul Aqib, menegaskan pengajuan Wiji tersebut sesuai dengan rekomendasi dari DPP Patai Amanat Nasional (PAN).

“Ini sesuai dengan rekomendari dari DPP, yaitu Pak Wiji” terang Aqib singkat.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lamongan, H Abdul Ghofur sendiri resmi dilantik dan diambil sumpah di Rapat Paripurna DPRD Lamongan Bulan September lalu.

Saat itu  Sekretaris DPRD Lamongan,  Aris Wibawa,menjelaskan selain pelantikan Ketua DPRD, dalam Rapat Paripurna tersebut juga dilantik dan diambil sumpah Wakil Ketua DPRD  Retno Wardhani, S.Kom, M.Kom, dan Wakil Ketua  H Darwoto.

“Dan untuk wakil ketua dari PAN, tidak ikut dilantik di hari ini, karena dalam  SK Gubernur Jawa Timur terkait pimpinan DPRD Lamongan tidak ada nama dari wakil ketua dewan dari PAN” kata Aris Wibawa, saat itu.

Menurutnya, sebelumnya. Pihak Sekwan telah mengirim empat nama calon pimpinan itu diajukan bareng ke gubernur untuk mendapat SK, tapi saat SK sudah turun, hanya hanya ada  tiga nama.

“Kita saat  ini kita telah berkordinasi ke DPD PAN Lamongan untuk melakukan pengajuan ulang. Sesuai ketentuan, surat permohonan  SK ke gubernur terkait  ini harus ditandatangani  ketua dan sekretaris pengurus partai ditingkat kabupaten atau kota” ungkap Aris saat itu juga. (kom)


Create Account



Log In Your Account