Dinkop UMK Lamongan Terus Lakukan Pembinaan Koperasi Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Anggota
Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Kabupaten Lamongan, Anang Taufiq S. STP
By: komari
24 Nov 2019 12:57
 
 

Reporter: Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Lamongan  Kabupaten  Lamongan terus melakukan upaya untuk semakin memajukan koperasi yang ada di Lamongan. Pembinaan tersebut diantaranya untuk meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi.

“Kita melakukan pembinaan serta  memberikan fasilitas terhadap koperasi yang tidak aktif lagi agar menjadi koperasi aktif. Hal itu dilakukan agar koperasi berkembang sehingga kesejahteraan anggotanya semakin meningkat”  kata Kepala Dinas Koperasi dan UMK Kabupaten Lamongan, Anang Taufiq S. STP, Minggu (24/11).

Diantaranya, lanjut Anang, panggilan Anang Taufiq S. STP,pembinaan penilaian kesehatan, fasilitasi Nomer Induk Koperasi (NIK), Fasilitasi Nomer Induk Berusaha (NIB), Fasilitasi pembinaan uji kompetensi (SKNNI) bagi pengurus dan manajer koperasi.

Menurutnya total koperasi di Lamongan saat ini  sebanyak 1.248. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.042 koperasi aktif dan 206 koperasi yang tidak aktif. Dan kini Dinskop UKM Lamongan terus berusaha untuk melakukan pembinaaan agar seluruh koperasi yang menjadi koperasi yang aktif.

Anang juga menjelaskan  tanda koperasi tidak aktif dinataranya tidak memberikan laporan keuangan, tidak ada kegiatan usaha  koperasi dana tidak melaksanakan RAT 2 tahun berturut-turut.

“Selain pembinaan kita memberikan sanksi berupa surat teguran dan peringatan. Itu semua agar seluruh bangkit dan berkembang. Target di tahun 2020 seluruh koperasi 1.248 bisa aktif” ungkap Anang.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Lamongan itu juga menegaskan  genarasi muda menjadi perhatian khusus dalam pembinaan semangat berkoperasi tersebut mengingat mereka merupakan generasi calon penerus terhadap keberlangsungan koperasi, khususnya di Kabupaten Lamongan.

“Bagaimanapun kondisi generasi muda saat ini menentukan massa depan perkoperasian. Makanya pembekalan atau pengetahuan terkait pentingnya koperasi sangatpenting bagi generasi muda” ungkapnya.

Di sisi lain, lanjut Anang, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Lamongan  juga melakukan pendataan UMKM yang lengkap mencakup berbagai permasalahan,  baik permodalan, keterampilan, manajemen, dan promosi sehingga pemkab dapat mengambil kebijakan yang memihak kepada pelaku usaha tersebut. ()


Create Account



Log In Your Account