Cegah Corona, Sejumlah Desa Pasang Tenda Sterilisasi Di Pintu Masuk Desa
Bilik Sterilisasi Di Pintu Masuk Desa Mungli Kecamatan Kalitengah Lamongan
By: komari
29 Mar 2020 13:40
 
 

Reporter: Komari S Praja

LAMONGAN (BM)-Pencegahan penyebaran virus corona di Lamongan ternyata dilakukan hingga tingkat desa, buktinya sejumlah desa di Lamongan memasang tenda atau bilik sterilisasi di pintu masuk desa. Warga asing yang masuk desa terlebih dulu harus melewari bilik sterilisasi tersebut.

Diantara Desa yang mememasang bilik sterilisasi itu adalah adalah Desa Mungli, Kecamatan Kalitengah. Di Desa ini sebelumnya juga melakukan atau menerapkan cuci tangan pakai sabun bagi seluruh warga.

Kepala Desa (Kades) Mungli, Sutrisno, pembuatan bilik sterilisasi dan penerapan cuci tang tersebut adalah sebagai langkah mencegahan atas merebaknya virus Covid-19, dengan harapan desa kami  terhindar dari virus corona" kata Sutrisno, pada sejumlah awak media. 

Menurutnya bilik sterilisasi tersebut  berukuran 1,5x2 meter dengan maksud agar kendaraan bermotor khususnya roda dua bisa masuk  dan bisa langsung disterilisasi bersama pengendaranya.

“Pengendara dan kendaraannya  roda duanya langsung bisa  masuk di bilik sterilisasi”  ungkap Sutrisno.

Adanya bilik  di pintu masuk desa  tersebutdiharapkan semua warga dan juga tamu yang akan masuk  ke Desa Mungli bisa steril dari berbagai macam virus, terutama virus Corona yangkini tengah mengempar dunia. 

Di sisi lain, dalam pencegahan penyebaran covid 19, Pemkab Lamongan memasang tenda sterilisasi di sejumlah fasilitas umuam dan di sejumlah titik pintu masuk perkantoran.

Di sejumlah perkantor misalnya, seluruh warga atau pegawai dan harus melewati tenda sterilisasi ini seblum masuk perkantoran dan fasilitas umum lainya. 

"Langkah ini kita lakukan tidak lain untuk pencegahan virus. Setiap pegawai atau masyarakat wajib masuk tenda untuk di semprot dengan cairan Desinfektan terlebih dahulu," jelas Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setkab  Lamongan Arif Bachtiar, Kamis (26/3) kemarin.

Menuutnya, sebelum memasuki tenda penyemprotan, pegawai dan masyarakat wajib cuci tangan dengan handsanitizer yang telah disiapkan. Kemudian di tahap terahir para masyarakat pengunjung di tes suhu badan menggunakan termomether.

"Langkah pencegahan akan terus kita lakukan dengan menggerakkan sinergitas empat pilar Pemkab, TNI - Polri dan partisipasi masyarakat. Alhamdulillah masyarakat dan ormas yang ada di desa bahu membahu untuk pencegahan virus pandemi ini,"  tegasnya. (kom)

 


Create Account



Log In Your Account