Bupati Fadeli Sebut Tingkatkan Layanan, RSUD Dr Soegiri Kini Miliki 31 Mesin Hemodialisa Atau Mesin Cuci Darah
Bupati Fadeli Didampingi Direktur RSUD Dr Soegiri Dr M Chaidir Annas Saat Jenguk Pasien Di RSUD Soegiri Lamongan
By: komari
24 Sept 2019 16:16
 
 

Reporter: Komari S Praja

LAMONGAN (BM)- Bupati Lamongan Fadeli berhatap penambahan mesin Hemodialisa  dan pelayanan kemoterapi atau cuci darah, RSUD dr Soegiri Lamongan terus melakukan peningkatan pelayanan dan inovasi terhadap masyarakat.

“Membahagiakan pasien selama rawat inap hingga memberikan pelayanan terbaiknya merupakan bagian dari keseriusan dalam melayani pasien” kata Bupati Fadeli, Selasa (24/9).

Menurutnya, akreditasi A Paripurnya yang telah didapatkan RSUD dr Soegiri harus diimbangi dengan inovasi. "Terkait penambahan unit hemodialisa, tujuan utamanya adalah memudahkan jangkauan masyarakat Lamongan yang ingin cuci darah. Sehingga menjadi solusi untuk masyarakat, mereka tidak terlalu jauh hingga ke kota tetangga untuk cuci darah. Cukup di wilayahnya saja” ungkap Fadeli.

Selain itu, Fadeli mengatakan, rumah sakit ini juga mendapatkan CSR dari Bank Jatim berupa tempat bermain dan edukasi bagi anak-anak yang diberi nama Gerak Menari. 

"Maka bagi mereka, para penderita kanker yang biasanya harus antri selama tiga bulan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Saat ini bisa langsung terlayani di rumah sakit ini", terang Fadeli. 

 

Perlu diperhatikan, lanjutnya, Bupati, bahwa rumah sakit ini telah menyiapkan hemodialisis, kemoterapi, sarana dan prasarana lainnya dengan tujuan pelayanan kesehatan masyarakat Lamongan. Namun yang belum siap justru BPJSnya karena adanya rujukan-rujukan yang diajukan belum mendapatkan ijin. 

"Sebenarnya rata-rata mereka yang melakukan kemoterapi itu menggunakan layanan BPJS. Dan niatan dari kami semua itu murni untuk masyarakat Lamongan. Oleh karena itu biar secepatnya menjadi perhatian bagi pihak BPJS terkait adanya kondisi tersebut", paparnya. 

Di sisi lain, Direktur RSUD dr Soegiri dr M Chaidir Annas mengungkapkan, tahun ini ada penambahan 16 unit hemodialisa. Sehingga yang sebelumnya hanya memiliki 15 unit, kini sudah ada 31 unit.

“Meski RSUD dr Soegiri sudah mendapat Akreditasi A Paripurna, bukan berarti berhenti untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lamongan. Taoi justru terus berupa meningkatkan pelayanan” papar Chaidir Annas yang juga menegaskan peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat Lamongan termasuk dibukanya dua poli. 

Dan dengan dibukanya Poli Onkologi dan Poli Geriatri maka jumlah poliklinik yang ada di rumah sakit kita menjadi 22 poli serta bertambahnya layanan cuci darah menjadi 31 mesin dan kamar tidur. Maka layanan kemoterapi bagi penderita kanker dan cuci darah bagi penderita gagal ginjal akan bisa terpenuhi,

Lebih lanjut, dr. Annas menjelaskan, bahwa rumah sakitnya saat ini juga telah memiliki layanan unggulan rehabilitasi medik dan inovasi layanan kesehatan lainnya. 

" Dan untuk layanan unggulan rehab medik yakni ESWL, hemodialisis, Endoskopy, Phacoen pasien katarak dan kemoterapi. Sedangkan inovasi layanan diantaranya Raja Ori, Bed Ori, Gerak Menari dan Pediagiri", pungkas Direktur RSUD Dr.Soegiri Lamongan dr.Moh. Chaidir Annas.

Sementara itu salah seorang pasien gagal ginjal, Ardi warga Banjarmendalan Lamongan, mengaku merasa senang saat menjalani cuci darah di RSUD Dr. Soegiri Lamongan. 

"Ada yang beda setiap kali saya menjalani cuci darah, karena selain mendapatkan motivasi dari para perawat juga terdapat musik yang selalu menghibur para pasien", jelas Ardi yang sudah beberapa tahun menjalani cuci darah itu. ().


Create Account



Log In Your Account