By: ibad
25 Nov 2019 16:55
 
 

Kompetisi balap motor  kelas dunia yang bertajuk Uncle Hard Enduro 2019,di Kiram Park, Banjar Baru Kalimantan Selatan, Team Racing Enduro dari Gudang Garam berhasil keluar sebagai juara umum pertama kelas Nasional.

Lomba yang berlangsung sejak Jumat (22/11/2019) hingga Minggu (24/11/2019) memperlombakan beberapa kelas nasional yaitu Kiram Knight dan Kiram Warrior. Sedangkan untuk internasional yaitu South Borneo International, sedangkan race terdiri dari Prolog, Uncle Signature Race serta Uncle Hard Enduro Race.

Peserta yang datang berasal berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri, seperti pembalap kelas dunia, Graham Jarvis asal Inggris dan Wade Young asal Afrika Selatan serta 20 pembalap internasional lainnya

Trek yang ditawarkan Uncle Hard Enduro 2019 cukup fenomenal dan berkelas internasional. Penonton yang memadati arena pertandingan merasa terhibur dengan aksi-aksi para peserta yang berusaha mengendalikan motor trailnya untuk bisa menaklukkan berbagai track buatan di Race Prolog hingga membuat para rider harus bersusah payah untuk bisa menaklukannya.

Tidak jarang para rider harus jatuh bangun di atas track yang dibuat dari tumpukan batu gunung, kayu log hingga ban ukuran raksasa.

Tantangan para rider tidak habis ditrack prolog saja mereka juga merasakan kerasnya medan di signature race dan uncle hard enduro race dengan melintasi sungai, lubang-lubang besar, batu kerikil dan tanjakan yang dibuat khusus membelah perbukitan dikawasan Kiram.

Mukhlis Adis Setiawan (26) rider jawara Gudang Garam Enduro Racing Team mengaku trek Uncle di Kiram ini merupakan trek yang paling ekstrem dan masuk kategori internasional bagi dirinya, terlebih lagi cuaca panas yang ekstrem membuat para rider kewalahan, dari 3 race yang ia ikuti dan melawan 75 lebih rider Nasional, Adis berhasil meraih juara 1.

“Treknya sangat ekstrem, bahkan bagi saya ini yang paling menantang mungkin juga trek kelas internasional. Dari 3 race saya bersama Gudang Garam Enduro Team , saya juara umum, semoga kedepannya Gudang Garam semakin maju dan bermanfaat bagi sesama,” ucap, Senin (25/11/2019).

Senada dengan Adis, pengawas kompetisi, Ridho Faisal yang berasal dari Indonesian Offroad Federation (IOF) menilai trek yang ditawarkan Uncle Hard Enduro 2019 ini merupakan kelas dunia, bahkan event terbesar dan terbaik, mulai segi manajemen event dan kelas hard enduronya.

“Bagi saya, ini termasuk event terbaik di Indonesia, Asia dan dunia. Tidak hanya trek, namun juga menajemen event dan kelas enduronya,” jelas Ridho Faisal.

Tokoh Enduro Trail Nasional yang sekaligus sebagai Manajer Gudang Garam Enduro Racing Team, Slamet Budiono menjelaskan, keberhasilan ini berkat perjuangan dan kerja keras pembalap serta dukungan penuh dari Tim Crew yang solid, GG Enduro Racing Team bisa mempertahankan prestasi dan reputasi sebagai Juara.

“Kami sampaikan rasa hormat dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada pemrakarsa dan penyelenggara event Uncle Hard Enduro yang telah berani menggelar event Internasional di Indonesia, dengan sajian jalur yang spektakuker dan tingkat kesulitan Super Hard.

Dimana pembalap tidak hanya dituntut punya nyali saja, tapi juga perlu skill, daya tahan dan daya juang yang luar biasa, Kami tetap punya komitmen yang kuat utk tetap mempertahankan prestasi dan reputasi sbg Tim Juara,” jelas Mbah Mett, sapaan akrab Slamet Budiono.(bd)

 


Create Account



Log In Your Account