Plt Bupati: Buang Limbah Ke Sungai, Tindak Tegas
Tinjau : Plt Bupati Sidoarjo Bersama Dengan Tim DLHK Dan BBTKLPP Surabaya Saat Pengambilan Sampel Air Tercemar Di Dam Sumput.
By: indra
19 Jan 2020 18:18
 
 

SIDOARJO(BM) - Fenomena buih seperti salju yang sejak beberapa hari menutup aliran sungai Sumput, mendapat perhatian serius Pemkab Sidoarjo. Plt. Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Saifuddin bersama kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kab. Sidoarjo Sigit Setyawan serta DLHK Provinsi Jatim, Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya meninjau langsung kondisi air di sungai DAM Sumput Sidoarjo dengan mengambil sampel airnya, Minggu (19/1). 
Sebelumnya,  Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo, telah menurunkan petugas untuk memeriksa kandungan busa putih yang menutupi permukaan sungai di Desa Sumput. kejadian munculnya busa seperti salju di aliran sungai Sumput dimulai Kamis (16/1), lalu, pada Jumat siang sudah hilang. Tapi, Jumat malam busa muncul kembali dan lebih tebal hingga Sabtu sore. 
Kepala DLHK Kabupaten Sidoarjo Sigit Setyawan, mengatakan berdasarkan hasil pengamatan petugas DLHK, kondisi air sungai sebelum melewati Dam Sumput normal dan tidak berbau. 
"Bentuknya masih sama tidak ada perbedaan, tidak ada bau menyengat. Demkian juga dengan warnanya juga masih sama dengan air sungai umumnya," katanya. 
Namun minggu pagi ini gelembung busa berwana putih sudah tidak muncul di aliran sungai DAM Sumput Sidoarjo, Pihak BBTKLPP Surabaya melakukan Pengambilan sampel air sungai, untuk mengecek kadar Power of Hydrogen (PH) air, kandungan bahan berbahaya dan beracun (B3) dalam air serta 32 parameter kandungan pada peraturan pergub . Sampel air, nantinya akan diteliti, dan hasilnya baru diketahui sekitar 14 hari kedepan.  
”Menindak lanjuti keresahan warga. Kita cek kandungan air Sungai  DAM Sumput Sidoarjo melalui uji lab. Ini untuk melihat PH nya berapa, ada zat-zat berbahaya atau tidak. Tidak lama mungkin 14 hari hasil uji lab bisa keluar itu dari sisi kimianya,” ujar Siska, dari BBTKLPP Surabaya . 
Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaiffudin menegaskan, respon cepat Pemkab bersama instansi terkait dari DLHK Sidoarjo dan bersama dengan DLHK Prov. Jatim dan BBTKLPP Surabaya untuk mengambil sampelnya,agar segera diketahui penyebab air berbusa itu."Kalau memang terbukti disebabkan limbah pabrik akan kita tindak, tidak boleh membuang limbah sembarangan. Itu bahaya dan sudah pidana,” tegasnya.(cls/dea/dra) 


 


Create Account



Log In Your Account