Dubes Saudi: Ada Negosiasi Pejabat Tinggi RI-Saudi Soal HRS
Dubes Esam A Abid Althagafi
By: admin
25 Nov 2019 18:16
 
 

Jakarta (BM) – Duta Besar (Dubes) Arab Saudi, Esam A Abid Althagafi mengungkapkan adanya negosiasi antar-otoritas tinggi Arab Saudi dengan Indonesia soal Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab (HRS). Namun dia tak menjelaskan secara gamblang detail negosiasi itu.

"Masalah ini sebenarnya sedang dinegosiasikan oleh pejabat tinggi antara dua negara dan kami berharap hal itu dapat diselesaikan segera," kata Esam saat ditanya soal Habib Rizieq setelah bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud Md di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019).

"Saya tidak bisa mengatakan apa-apa karena sedang dinegosiasikan oleh dua otoritas antara Saudi Arabia dan Indonesia," sambungnya.

Habib Rizieq sendiri saat ini berada di Saudi dan mengatakan dirinya 'dicekal' hingga tak bisa pulang ke Tanah Air. Namun Esam menyebut tak ada pembahasan soal 'pencekalan' Habib Rizieq ketika bertemu dengan Mahfud.

"Hari ini kami tidak membahas ini, kami hanya membahas tentang Saudi Arabia dan Indonesia," ujarnya.

Esam mengatakan dia dan Mahfud membicarakan kerja sama antara Indonesia dan Arab Saudi. Kerja sama tersebut seputar mengadakan konferensi di Jakarta dan pariwisata.

"Kami baru saja membicarakan kerja sama antara Saudi Arabia dalam banyak hal berbeda, seperti mengadakan konferensi sistemik di Jakarta dan kami juga mendiskusikan membawa semua warga Saudi Arabia untuk mengunjungi Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya, PA 212 terus berupaya agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab, pulang ke Tanah Air dan menghadiri Reuni Akbar 212. PA 212 mengaku telah menyurati Dubes Arab Saudi untuk Indonesia hingga Kementerian Luar Negeri.

"Kita tetap sedang berupaya. Kita sudah kirimkan surat ke Dubes Arab Saudi, Kemlu, Komnas HAM, dan kita juga sudah minta audiensi kepada Dubes Arab, Kemlu, Komnas HAM, DPR, dan kepada pihak kepolisian," ucap Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif di DPP FPI, Jalan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).

Seperti diketahui, Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Esam A Abid Althagafi, menemui Menko Polhukam Mahfud Md, Senin (25/11/2019).

Ia tiba di kantor Kemenko Polhukam, pukul 14.49 WIB. Esam mengenakan pakaian gamis khas Timur Tengah.

Esam langsung memasuki gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakpus. Tapi Esam belum memberikan keterangan kepada wartawan.

Pertemuan keduanya berlangsung secara tertutup.

Esam sebelumnya pernah bertemu dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di kantor Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (12/11).

Sementara terkait Habib Rizieq, Mahfud Md pernah mengatakan surat yang disebut Habib Rizieq Syihab sebagai surat cekal di Arab Saudi ternyata bukan surat cekal. Surat itu yang sebelumnya diperlihatkan Rizieq dalam videonya.

"Jadi kedua surat ini merupakan bukti-bukti nyata, riil, otentik, kalau saya memang dicekal oleh pemerintah Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia," ujar Habib Rizieq seperti dilihat di cuplikan video YouTube Front TV, Minggu (10/11).

Mahfud Md menjelaskan dua surat yang ditunjukkan Rizieq itu hanya surat penolakan agar Rizieq tidak keluar Saudi karena alasan keamanan.

"Itu bukan surat dari pemerintah, itu surat penolakan bahwa yang bersangkutan tidak boleh keluar karena alasan keamanan, gitu aja," ujar Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Jl Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (14/11).

Mahfud tidak mengetahui dari mana surat itu berasal. Surat itu tidak bisa dijadikan bukti klaim Rizieq bahwa Pemerintah RI meminta pemerintah Saudi menahan Rizieq di Saudi.

Soal tertahannya Rizieq di Saudi, itu adalah masalah Rizieq dengan otoritas Saudi. Tidak ada urusan dengan pemerintah Indonesia.(det/tit)


Create Account



Log In Your Account