Manisnya Daun Tembakau, Bagi Petani Tembakau Probolinggo
Warga Di Desa Rawan Kecamatan Krejengan, merajang Daun Tembakau. (BM/Saifullah)
By: masip
25 Ags 2018 22:32
 
 
PROBOLINGGO(BM) Ė Harga tembakau di Kabupaten Probolinggo, cukup tinggi seiring dengan pabrikan yang mulai membuka masa pembelian tembakau petani akhir pekan ini.
Hal tersebut diungkapkan Saifullah (32) salah satu Petani Tembakau asal Desa Rawan Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo.
"Saya menjual tembakau kepada pedagang atau pengepul dengan harga Rp37 ribu per kilogram untuk panen Pertama Tembakau Saya. Harga jual itu sudah tinggi," katanya, Sabtu (25/8).
Panen pertama yang di maksud oleh petani tembakau ini, ialah Daun tembakau paling bawah (Kato'an). kemungkinan besar harga jualnya akan jauh lebih tinggi pada saat panen daun berikutnya karena semakin ke atas, harga daun tembakau semakin bagus.
"Saya mempekerjakan total sembilan orang, dengan rincian lima orang pemetik daun, dua orang kuli angkut dan dua orang perajang tembakau dengan upah yang bervarasi. Untuk perajang 1 Sak Daun tembakau itu di hargai Rp 15 ribu satu orangnya,"jelasnya.
Lelaki yang biasa di panggil Mas Sip oleh warga sekitar ini menyatakan, pihaknya mengeluarkan biaya sekitar Rp500 ribu untuk satu Kali Panen. Namun dengan harga tembakau yang cukup tinggi, pihaknya akan mendapat keuntungan dalam setiap kali panen.
"500 ribu untuk satu kali panen. Alhamdulillah, panen Pertama Daun Tembakau punyaan saya ini di hargai Rp 37 ribu oleh Belandang (Pengepul) tembakau,"bangganya.
Sementara Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Probolinggo Achmad Mudzakir mengatakan tingginya harga tembakau karena berkurangnya areal tanaman tembakau di Kabupaten Probolinggo.
"Dari target areal tanam seluas 10.774 hektare, tahun ini realisasinya sekitar 9.000 hektare, sehingga hal tersebut juga berdampak pada mahalnya harga tembakau," katanya.
Bahkan, Sekertaris APTI Jatim H Muzammil menyatakan, harga daun tembakau untuk golongan tengah yang terbilang bagus, bakal menyentuh harga Rp 43 hingga 45 ribu.
"Daun tembakau bagus, banyak di tengah. Insyallah tambah bagus daun tembakau harga tambah bagus juga,"harapnya.

Camat Krejengan Rachmad Hidayanto menyatakan, kalau di Kecamatan Krejengan tersebut dari 17 desa rata-rata Petani tembakau semua.
"Ketika musim tembakau tiba, warga 17 desa seperti Desa Rawan, Opo-Opo, Jatiurip, Temanggungan, petani menanam tembakau semua,"bebernya.

Apalagi masih menurutnya, dengan areal tanam tembakau yang berkurang tentunya berimplikasi pada jumlah daun tembakau yang dipanen.†
"sehingga mendorong kenaikkan harga† tembakau dan saya berharap petani tembakau mampu mengelola hasil penjualan tembakau dengan baik, untuk keperluan ekonomi keluarganya,"pungkasnya.†(sip)

Create Account



Log In Your Account